Karena itu itu, BPS ke depan akan menggunakan sistem Computer Assisted Personal Interview (CAPI) dan Computer Assisted Web Interview (CAWI). Adanya sistem tersebut, masyarakat bisa mengakses secara mobile melalui smarthphone. Dengan menggunakan metode tersebut, maka konsekuensinya akan ada anggaran yang besar yang dikeluarkan.
"Tetapi, dengan CAPI dan CAWI, ada web yang mereka bisa isi. Bisa melalui tablet atau handphone," ucapnya.
Dia memaparkan, ada 1 juta petugas yang dilibatkan dalam pelaksanaan sensus penduduk 2020. Dari jumlah tersebut 800 ribu petugas di antaranya akan terjun langsung ke lapangan melakukan sensus menggunakan metode manual. "Kita juga menggunakan cara tradisional juga untuk mensensus mereka (penduduk)," ujarnya.