BPS Beberkan Penyebab Kenaikan Inflasi di Akhir Tahun sejak 2019

Michelle Natalia
Inflasi Desember merupakan inflasi musiman karena peningkatan permintaan akibat liburan sekolah dan perayaan Natal serta Tahun Baru. (Foto: dok iNews)

Misalkan saja, di tahun 2019 sebelum pandemi, penyumbang atau andil inflasi Desember karena adanya andil dari telur ayam ras, dan andilnya paling tinggi di tahun 2019 sebesar 0,08 persen. Diikuti dengan penyumbang inflasi terbesar di Desember 2020 adalah cabai merah dengan andil 0,12 persen, dan inflasi Desember 2021 dengan andil terbesar cabai rawit 0,11 persen. 

"Sementara di Desember 2022, andil terbesarnya adalah tarif air minum PAM sebesar 0,07 persen," ucap Margo.

Untuk Desember 2022, BPS mencatat kenaikan harga/tarif air minum PAM ini terjadi di Kota Bandung. Kemudian kenaikan harga beras terjadi di 79 kota, kenaikan harga ayam ras terjadi di 89 kota, juga kenaikan harga kontrak rumah terjadi di 8 kota. 

"Lalu sebaran spasial lainnya adalah kenaikan harga daging ayam ras di 75 kota, dan harga tomat di 82 kota," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Mensos: 470.000 KPM Baru Akan Terima Bansos di Kuartal II 2026

Nasional
3 hari lalu

Wamenkeu Sebut Kebijakan Tak Naikkan Harga BBM Bantu Jaga Inflasi di Level 2,42%

Nasional
3 hari lalu

Miris! Rata-Rata Upah Buruh RI Hanya Rp3,29 Juta per Bulan, Jauh dari UMP Jakarta

Nasional
4 hari lalu

Jumlah Penduduk RI Tembus 284,67 Juta Jiwa, Didominasi Milenial-Gen Z

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal