BPS Beberkan Penyebab Kenaikan Inflasi di Akhir Tahun sejak 2019

Michelle Natalia
Inflasi Desember merupakan inflasi musiman karena peningkatan permintaan akibat liburan sekolah dan perayaan Natal serta Tahun Baru. (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 5,51 persen di Desember 2022 atau 0,66 persen jika dibandingkan November 2022. Kepala BPS, Margo Yuwono menuturkan, sejak 2019 selalu terjadi kenaikan inflasi di akhir tahun.

"Ini didorong oleh peningkatan permintaan komoditas pangan dan tarif angkutan, bahkan tahun 2019 sebelum pandemi sudah menunjukkan kenaikan inflasi di akhir tahun," ujar Margo dalam rilis resmi Statistik di Jakarta, Senin (2/1/2023). 

Margo menambahkan, inflasi Desember ini merupakan inflasi musiman juga karena peningkatan permintaan akibat liburan sekolah dan perayaan Natal dan Tahun Baru

"Ini adalah siklus bulanan, dimana kalau kita lihat dalam empat bulan terakhir tertinggi ada di bulan Desember 2022. Kita lihat penyumbang inflasi di masing-masing tahun juga memiliki pola yang sama," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Wamenkeu Sebut Kebijakan Tak Naikkan Harga BBM Bantu Jaga Inflasi di Level 2,42%

Nasional
2 hari lalu

Miris! Rata-Rata Upah Buruh RI Hanya Rp3,29 Juta per Bulan, Jauh dari UMP Jakarta

Nasional
3 hari lalu

Jumlah Penduduk RI Tembus 284,67 Juta Jiwa, Didominasi Milenial-Gen Z

Nasional
3 hari lalu

BPS Ungkap Laju Pertumbuhan Penduduk RI Melambat, Ini Datanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal