Bersaing di Pasar Global, Kementan Dorong Standarisasi Benih dan Bibit Ternak

Antara
Kementan mendorong standarisasi benih dan bibit ternak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) agar mutunya terjamin. (Foto: Antara)

Jumlah tersebut terdiri atas 10 SNI sapi potong, 1 SNI sapi perah, 5 SNI Kerbau, 3 SNI Kambing, 2 SNI Domba, 4 SNI Babi, 4 SNI semen beku dan cair, 4 SNI ayam ras, 8 SNI itik, 1 SNI Embrio, dan 1 SNI ayam lokal.

"Untuk 2020 ini, sudah terbit 3 SNI baru yaitu SNI Bibit sapi Simental Indonesia, Limousin Indonesia dan Jabres. Jadi total semua ada 43 SNI Benih dan Bibit Ternak," kata Ketut.

Ketut menjelaskan, dengan semakin banyaknya SNI Benih dan Bibit yang diterbitkan, maka makin banyak produk benih dan bibit ternak yang dapat disertifikasi.

Menurutnha, sertifikasi benih dan bibit otomatis akan memperbanyak potensi produk ternak yang dapat dipasarkan sampai ke luar negeri.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

War Room Deregulasi dan Reformasi Birokrasi

57 tahun lalu

Lulusan Program Magang Nasional Dapat Sertifikasi Kompetensi, Ini Manfaatnya

57 tahun lalu

Pemerintah bakal Merger 15 BUMN Logistik, Ditargetkan Rampung Sebulan 

57 tahun lalu

Perindo Hadirkan Program Sertifikasi Halal untuk UMKM, Bangun Kepercayaan Konsumen ke Penguatan Ekonomi Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal