Beberkan Banyak Aset Negara Dibiarkan Nganggur, Jokowi: Dipikir Saya Enggak Tahu?

Michelle Natalia
Presiden Joko Widodo. (Foto: dok iNews)

"Sehingga, kemarin dicabut, 2.078 konsesi baik hutan maupun tambang, cabut. Dan berikan kepada yang memiliki kemampuan baik finansial, kemampuan SDM untuk menggarap aset-aset itu menjadi aset-aset produktif. Sehingga bisa memberikan dampak yang positif pada ekonomi kita," ungkap Jokowi. 

Dia menjelaskan, ada pula aset dalam bentuk gedung. Kementerian/Lembaga dan BUMN membangun gedung, tapi dibiarkan nganggur, disewakan tidak, dipakai juga tidak. 

"Bukan hanya itu saja, ketika dibelikan peralatan justru tidak dioperasionalkan, ditumpuk di gudang. Banyak itu, coba cek. Di dinas-dinas dan BUMN banyak sekali, Dipikir saya enggak tahu. Tahu," tutur Jokowi.

Dia mengatakan, hal-hal inilah yang menyebabkan aset negara tidak produktif, sehingga harus dihentikan, apalagi untuk belanja pengadaan barang yang tidak perlu. 

"Hal-hal seperti ini harus kita hentikan, berhenti," kat Jokowi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
7 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

10 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

11 hari lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

12 hari lalu

Jokowi Siap Penuhi Panggilan Hakim dan Bawa Ijazah Asli ke Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal