Bank Sentral Inggris Naikkan Suku Bunga Jadi 3 Persen, Tertinggi Sejak 1989

Aditya Pratama
Bank of England menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps) dari 2,25 persen menjadi 3 persen pada, Kamis (3/11/2022) waktu setempat. (Foto: Reuters)

Namun, prakiraan ini mencerminkan ekspektasi pasar pada akhir Oktober bahwa suku bunga akan mencapai puncaknya pada 5,2 persen.

Bank sentral menyebut, jika tidak meningkatkan suku bunga lebih lanjut, resesi akan lebih pendek dengan seperempat pertumbuhan positif di tengahnya dan kerugian kumulatif 1,7 persen dari output.

Menteri Keuangan Inggris yang baru, Jeremy Hunt menuturkan, prioritas nomor satu pemerintah adalah untuk menahan inflasi. "Dan hari ini Bank (Sentral Inggris) telah mengambil tindakan sejalan dengan tujuan mereka untuk mengembalikan inflasi ke target," ucapnya.

Seperti diketahui, pada hari Rabu, Federal Reserve atau Bank Sentral Amerika Serikat (AS) juga menaikkan suku bunga sebesar 75 bps. Pihaknya mengisyaratkan biaya pinjaman AS kemungkinan akan naik lebih dari yang diantisipasi untuk menghancurkan inflasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Bisnis
4 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
5 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
9 hari lalu

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Beras untuk Jaga Inflasi Jelang Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal