AS Soroti Penggunaan QRIS dan GPN, Begini Respons BI

Dinar Fitra Maghiszha
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti. (Foto: Sindonews)

Menurutnya, BI terbuka untuk menjalin kolaborasi dengan negara mana pun, termasuk Amerika Serikat, apabila kedua pihak sama-sama siap. 

"Kalau Amerika siap, kita siap, kenapa enggak," tuturnya.

Dia turut menanggapi kekhawatiran terkait persaingan dengan perusahaan kartu kredit global seperti Visa dan Mastercard yang selama ini mendominasi sistem pembayaran internasional. 

Destry menyebut bahwa keberadaan kedua perusahaan tersebut di Indonesia masih tetap kuat dan tidak terganggu.

“Dan sekarang pun kartu kredit yang selalu direbutin Visa dan Mastercard kan masih dominan. Jadi itu enggak ada masalah sebenarnya,” ucapnya.

Sebelumnya, dalam laporan "National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers", USTR mencantumkan kebijakan GPN dan QRIS sebagai bentuk pembatasan akses bagi perusahaan luar.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 menit lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

1 jam lalu

Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia

2 jam lalu

Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!

2 jam lalu

Iran Perluas Serangan ke Arab Saudi, Gempur Pangkalan Militer AS 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal