AS Perpanjang Fasilitas GSP untuk Indonesia, Ekspor Tetap Diberikan Tarif Khusus

Suparjo Ramalan
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi. (Foto: dok Kemlu)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk memperpanjang pemberian fasilitas Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia. Preferensi tarif itu memberikan keuntungan bagi produk-produk Indonesia yang diekspor ke Negeri Paman Sam.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menyambut baik keputusan Perwakilan Dagang AS (United States Trade Representative/USTR) setelah melakukan kajian sejak Maret 2018.

"Dengan perpanjangan pemberian fasilitas GSP ini diharapkan nilai ekspor Indonesia akan semakin meningkat," katanya melalui keterangan tertulis, Minggu (1/11/2020).

GSP merupakan fasilitas perdagangan berupa pembebasan tarif bea masuk yang diberikan secara unilateral oleh AS kepada negara-negara berkembang di dunia sejak 1974. Indonesia pertama kali mendapatkan GSP dari AS pada 1980.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Buletin
5 hari lalu

Presiden Prabowo Kumpulkan Mantan Menlu di Istana, Bahas Geopolitik Strategis

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Undang Eks Menlu ke Istana Sore Ini, Marty Natalegawa hingga Retno Marsudi Hadir 

Nasional
5 bulan lalu

Riwayat Pendidikan Retno Marsudi vs Sri Mulyani: Persahabatan dari Zaman SMA hingga ke Kursi Menteri

Nasional
5 bulan lalu

Sosok Anak Retno Marsudi yang Wisuda Bareng Anak Sri Mulyani di FK UI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal