APBN Mei 2025 Berbalik Defisit, Sri Mulyani Beberkan Penyebabnya

Anggie Ariesta
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. (Foto: Dok. iNews Media Group)

Ini merupakan surplus pertama pada tahun 2025, setelah terjadi defisit pada 3 bulan awal tahun. Hal tersebut terjadi karena tren APBN biasanya surplus di awal tahun, kemudian bergeser menjadi defisit saat belanja mulai dipercepat.

Namun pada tahun 2025, terjadi perlambatan penerimaan pajak di awal tahun, sehingga pola tersebut bergeser. Di tengah defisit secara keseluruhan, keseimbangan primer pada Mei 2025 masih tercatat surplus Rp192,1 triliun.

Sebagai perbandingan, pada Mei 2024, surplus primer mencapai Rp184,2 triliun. Sementara pada April 2025, surplus primer tercatat Rp173,9 triliun.

Pemerintah juga menetapkan proyeksi defisit APBN 2025 secara keseluruhan mencapai Rp616,2 triliun. Angka ini setara 2,53 persen dari total PDB Indonesia pada tahun berjalan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sri Mulyani Lapor APBN Defisit Rp21 Triliun per Mei 2025, Belanja Lampaui Pendapatan

57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun, Buat Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal