APBN Masih Defisit Rp35 Triliun per 12 Desember 2023

Michelle Natalia
Menkeu Sri Mulyani jelaskan defisit APBN (Foto: michelle)

"Target pembiayaan diturunkan dari Rp598,2 triliun menjadi Rp479,9 triliun. Ini sejalan dengan outlook defisit yang lebih rendah," kata Sri.

Hingga 12 Desember 2023, pendapatan negara tercatat sebesar Rp2.553,2 triliun. "Angka ini sudah melebihi dari angka pendapatan negara yang ada di UUD APBN awal 2023 yang hanya sebesar Rp2.463 triliun," tutur dia.

Namun, pada pertengahan tahun laporan semester, APBN 2023 direvisi targetnya menjadi Rp2.637,2 triliun melalui Perpres 75 tahun 2023. 

"Jadi kalau dibandingkan dengan target Perpres 75/2023 yang direvisi ke atas, kita masih belum mencapai target. Tapi dari target APBN awal, pendapatan ini sudah melewati target sebesar 103,6 persen," ucapnya.

Selain itu, hingga 12 Desember 2023, belanja negara sudah mencapai Rp2.588,2 triliun dari yang ditargetkan sebesar Rp3.061,2 triliun di UU APBN 2023.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Kembali Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.708 per Dolar AS

57 tahun lalu

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,80 Triliun, Buat Apa Saja?

57 tahun lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp180,4 Triliun per Mei 2026, Setara 0,7 Persen PDB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal