Akibat Resesi, Banyak Perusahaan di Singapura Batalkan Kontrak Kerja

Djairan
Singapura masuki resesi seiring pertumbuhan ekonomi minus 41 persen pada kuartal II 2020. (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Singapura masuki resesi seiring pertumbuhan ekonomi minus 41 persen pada kuartal II 2020. Akibatnya, terjadi lonjakan kasus perusahaan yang membatalkan tawaran pekerjaan, karena berbagai bisnis tengah mengurangi perekrutan selama pandemi Covid-19.

“Kasus perusahaan yang membatalkan kontrak kerja memang melonjak naik sejak awal memasuki kuartal kedua tahun ini,” ujar direktur pelaksana perusahaan perekrutan tenaga kerja Robert Walters Singapore, Rob Bryson dikutip dari Bloomberg Rabu (29/7/2020).

Sementara itu, Direktur Pelaksana perusahaan perekrutan Michael Page Singapore Nilay Khandelwal mengatakan, kondisi saat ini tidak seperti krisis keuangan global masa lalu. Saat itu sebagian besar jenis pekerjaan yang terdampak berada di perbankan, sementara resesi saat ini memukul tenaga kerja hingga ke sektor ritel dan kedirgantaraan.

Seperti yang dialami salah satu warga Singapura, Paul Hoon 44 tahun. Dia telah menandatangani kontrak kerja untuk menjadi manajer kualitas pemasok di perusahaan asal Amerika Serikat (AS), setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya sebelumnya. Namun disayangkan, sehari sebelum hari pertama bekerja perusahaan membatalkan kontrak tersebut. Hal serupa juga dialami banyak orang di sana.

Hal itu ikut memicu naiknya angka pengangguran. Laporan pemerintah Singapura pada Rabu pagi menunjukkan tingkat pengangguran naik menjadi 2,9 persen pada kuartal II tahun 2020, tertinggi sejak krisis keuangan global lebih dari satu dekade lalu. Seorang ekonom di Nomura Holdings Plc, Euben Paraceulles memperkirakan, angka tersebut bisa naik hingga 4,5 persen pada paruh kedua tahun ini.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Menteri Singapura Mendadak Mundur usai Kontroversi Pesan Pribadi dengan Seorang Perempuan

16 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

16 hari lalu

Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Jadi Jalur Pelayaran Bebas

16 hari lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal