Wall Street Sepekan, Investor Dihadapkan Pilihan Sulit di Tengah Penurunan Pasar Saham

Anggie Ariesta
Wall Street dalam perdagangan sepekan dan minggu depan akan dibayangi penurunan di pasar saham yang sudah berlarut-larut. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Wall Street dalam perdagangan sepekan dan minggu depan akan dibayangi penurunan di pasar saham yang sudah berlarut-larut. Investor akan dihadapi pada pilihan yang sulit, antara bertahan dengan saham dan berharap untuk perubahan haluan atau menghindarinya sampai waktu yang lebih baik tiba.

Mengutip Reuters, Minggu (9/10/2022), indeks S&P 500 sudah turun 23 persen pada tahun ini, dengan reli singkat pada Oktober yang mengancam akan runtuh setelah data pekerjaan AS yang kuat mendukung kasus kenaikan suku bunga. 

Imbas pasar jatuh, investor yang waspada telah memotong kepemilikan saham mereka tahun ini demi medan yang lebih aman, ditarik oleh hasil yang lebih tinggi pada segala hal mulai dari treasuries hingga rekening pasar uang.

Namun beberapa investor mulai khawatir bahwa duduk di sela-sela akhirnya bisa merugikan mereka begitu pasar berubah. Kehilangan beberapa hari besar keuntungan dapat memotong pengembalian keseluruhan dari waktu ke waktu, sementara dasar pasar sebelumnya telah ditandai oleh aksi unjuk rasa yang telah memberi penghargaan kepada mereka yang bertahan di saham.

"Ini adalah dorongan dan tarikan antara, apakah saya lebih takut untuk kekurangan investasi dan kehilangan pergerakan naik dan reli atau saya lebih takut untuk membuat keputusan yang salah," ujar Kepala Perdagangan Ekuitas Global di Bank of America, Glenn Koh dikutip, Minggu (9/10/2022).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal

2 hari lalu

MNC Sekuritas dan Politeknik Negeri Jakarta Bekali Keterampilan Mengelola Keuangan untuk Pelajar SMA YPHB Bogor

3 hari lalu

Realisasi Investasi RI Semester I 2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Serap 1,44 Juta Tenaga Kerja

3 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal