Presiden Fed Cleveland, Loretta Mester mengatakan, pihaknya tidak melihat tekanan di pasar keuangan AS yang akan mengubah kampanye bank sentral untuk menurunkan inflasi melalui kenaikan suku bunga yang telah membawa suku bunga dana Fed ke kisaran 3,0 persen hingga 3,25 persen.
Data menunjukkan, jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun ke level terendah lima bulan pekan lalu karena pasar tenaga kerja tetap tangguh meskipun Fed menaikkan suku bunga agresif.
"Kabar baik adalah berita buruk karena angka pekerjaan hari ini kembali menegaskan bahwa perjalanan The Fed masih panjang," ucap Kepala Manajemen Aset Ladenburg Thalmann, Phil Blancato dikutip, Jumat (30/9/2022).
"Ketakutan di pasar adalah bahwa Fed akan mendorong kita ke dalam resesi yang sangat dalam, yang akan menyebabkan resesi pendapatan, itulah sebabnya pasar menjual," sambungnya.
Saham yang paling banyak diperdagangkan di S&P 500 adalah Tesla Inc, dengan saham senilai 20,8 miliar dolar AS yang dipertukarkan selama sesi tersebut. Sahamnya turun 6,8 persen.