Wall Street Ditutup Melemah Imbas Kekhawatiran The Fed Agresif Tingkatkan Suku Bunga

Anggie Ariesta
Bursa Saham AS atau Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (20/10/2022) waktu setempat imbas kekhawtiran The Fed agresif naikkan suku bunga. (Foto: Istimewa)

"Suku bunga lah yang mendorong volatilitas ekuitas, itulah cara kami melihat berbagai hal sepanjang tahun, itu adalah semacam pendahulu dari melihat hal-hal tenang di ruang ekuitas dan merasa lebih baik tentang menambahkan risiko di sana melihat penurunan volatilitas di pasar ekuitas. suku bunga," ujar Kepala Manajemen Portofolio Horizon Investments di Charlotte, North Carolina, Zachary Hill dikutip, Jumat (21/10/2022).

Hasil yang lebih baik dari perkiraan sejauh ini telah mendorong ekspektasi pertumbuhan pendapatan untuk kuartal ketiga untuk perusahaan S&P 500 menjadi 3,1 persen dari kenaikan 2,8 persen di awal minggu, tetapi masih jauh dibawah kenaikan 11,1 persen yang diperkirakan pada awal Juli.

Tesla Inc (TSLA.O) merosot 6,65 persen karena produsen kendaraan listrik itu menandai tantangan logistik yang persisten dengan pengiriman kuartal keempat tumbuh kurang dari 50 persen yang ditargetkan.

Saham telah berada di bawah tekanan tahun ini karena kekhawatiran tentang dampak dari jalur agresif kenaikan suku bunga Fed pada pendapatan perusahaan dan ekonomi secara keseluruhan telah meningkat karena bank sentral mencoba untuk memadamkan inflasi yang sangat tinggi.

Data lain menunjukkan penjualan rumah yang ada turun selama delapan bulan berturut-turut, sementara pembacaan lain menunjukkan aktivitas pabrik di distrik Federal Reserve Bank of Philadelphia berkontraksi lagi pada Oktober.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Resmi Setujui Tenor KPR Subsidi hingga 40 Tahun

57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal