Tujuan keuangan terbagi menjadi dua berdasarkan jangka waktu, yakni tujuan keuangan jangka pendek dan tujuan keuangan jangka panjang.
Sebagai informasi, tujuan keuangan jangka pendek adalah tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Sementara, tujuan keuangan jangka panjang adalah tujuan keuangan yang ingin dicapai dalam waktu 10 tahun atau beberapa dekade.
Kondisi keuangan seseorang dapat berubah seiring waktu. Misalnya, hadirnya anggota keluarga baru, meningkatnya pendapatan secara signifikan, mengalami sakit yang membutuhkan biaya besar, dan lain sebagainya.
Jika hal-hal itu terjadi, maka perencanaan keuangan pun akan dilakukan dari awal lagi. Kemudian, diteruskan dengan proses-proses berikutnya.
Langkah ini bermanfaat untuk mengetahui seberapa sehat kondisi keuangan seseorang. Selain itu, mencatat seluruh pengeluaran dan pendapatan bisa membantu seseorang dalam membuat laporan keuangan bulanan dengan lebih mudah.