Rupiah Sepekan Menguat 2,48 Persen, Diprediksi Kembali ke Rp16.000 per Dolar AS

Anggie Ariesta
Nilai tukar rupiah menguat 2,48 persen terhadap dolar AS ke level Rp16.437. (Foto: Ilustrasi/iNews.id)

Dari sentimen global, Ibrahim menilai data pengangguran AS mengalami kenaikan dan data tenaga kerja sebaliknya mengalami penurunan.

"Ya dalam rilis nanti malam ini yang kemungkinan besar akan membuat indeks dolar akan berfluktuatif. Nah, di sisi lain pun juga kita melihat bahwa kemungkinan besar akan ada perdamaian antara Amerika dan China," katanya.

Menurut Ibrahim, rupiah juga didorong oleh Bank Indonesia yang melakukan triple intervensi di pasar Asia, Eropa dan Amerika. Walaupun indeks dolar mengalami penguatan cukup signifikan, tetapi rupiah masih bergerak luar biasa.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Revisi UU P2SK Terbit, Bank Indonesia Didorong Pacu Sektor Riil

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal