Rupiah Ditutup Melemah jadi Rp14.842 per Dolar AS Meski BI Tahan Suku Bunga

Advenia Elisabeth
Rupiah hari ini, Selasa (18/4/2023), ditutup melemah meskipun Bank Indonesia menahan suku bunga di kisaran 5,75 persen. (Foto: dok iNews)

Lebih lanjut dia menuturkan, keputusan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga acuan juga berlandaskan prospek pertumbuhan ekonomi nasional masih positif. Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi mencapai level atas pada kisaran 4,5 persen hingga 5,3 persen.

Selaras dengan hal tersebut, neraca pembayaran Indonesia diproyeksi juga tetap terjaga untuk mendukung ketahanan eksternal. 

"Neraca transaksi berjalan Indonesia pada kuartal pertama tahun ini mencatat surplus ditopang oleh surplus neraca perdagangan serta neraca transaksi modal dan finansial," tutur Ibrahim. 

Selain itu, dia milihat nilai tukar rupiah juga masih terjaga. Ke depan, Bank Indonesia memperkirakan rupiah akan terus berlanjut menguat sejalan dengan surplusnya transaksi berjalan dan berlanjutnya aliran modal asing masuk.

Di samping itu, Ibrahim memprediksi, untuk perdagangan besok, Rabu (19/4/2023) mata uang rupiah dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.810- Rp14.900. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dasco Minta Masyarakat Jual Dolar AS: Minggu Depan Rupiah Menguat

57 tahun lalu

Dasco Bocorkan Pemerintah Siapkan Strategi Khusus untuk Perkuat Rupiah

57 tahun lalu

SBY Soroti Penguatan Rupiah dan IHSG: Semoga Ini Awal Pertanda Baik

57 tahun lalu

Purbaya Targetkan Rupiah Menguat Bertahap pada Semester II 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal