Rupiah Anjlok Tembus Rp17.000 per Dolar AS

Tim iNews.id
Ilustrasi rupiah melemah ke Rp17.000 per dolar AS pada Senin (16/3/2026).

“Para pelaku pasar dan analis khawatir bahwa lonjakan harga minyak yang besar akan berdampak ke seluruh dunia dalam bentuk guncangan inflasi,” ujar Ibrahim dikutip Senin (16/3/2026).

Ibrahim memperkirakan pergerakan rupiah hingga penutupan perdagangan hari ini masih akan diwarnai volatilitas tinggi dengan kecenderungan melemah.

Estimasi rentang pergerakan rupiah hari ini di antaranya untuk support Rp16.960 dan resisten di Rp17.020.

Situasi ini membuat pelaku pasar cenderung bersikap waspada (wait and see) sembari memantau perkembangan lebih lanjut di Timur Tengah yang berpotensi terus menekan nilai tukar mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

BI Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Menyusut jadi 146,2 Miliar Dolar AS di April 2026  

Nasional
2 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat ke Rp17.333 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

Nasional
3 hari lalu

Purbaya: Saya Sebal Sama yang Bilang gegara Fiskal Rupiah Jeblok!

Nasional
3 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal