Minim Permintaan, Dolar AS Melemah

Ranto Rajagukguk
Dolar AS. (Foto: ilustrasi/Ant)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada akhir perdagangan Senin (18/5/2020) waktu setempat karena investor mengalihkan ke aset yang lebih berisiko. Hal ini seiring sentimen pelonggaran lockdown sehingga mengurangi permintaan greenback.

Mengutip Xinhua, Selasa (19/5/2020), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,74 persen menjadi 99,6627.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,0913 dolar AS dari 1,0813 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2194 dolar AS dari 1,2118 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,6515 dolar AS dari 0,6417 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,40 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,30 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9727 franc Swiss dari 0,9722 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3961 dolar Kanada dari 1,4108 dolar Kanada.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

57 tahun lalu

Purbaya Peringatkan Transaksi di Pelabuhan Harus Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!

57 tahun lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Mensesneg: Fundamental Ekonomi Kita Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal