Kisah Lo Kheng Hong yang Nekat Berhenti Kerja untuk Menjadi Investor

Aditya Pratama
Kisah Lo Kheng Hong yang nekat berhenti kerja untuk menjadi investor dimulai dari tahun 1996 atau saat dia menginjak usia 37 tahun. (Foto: YouTube Syailendra Capital)

"Saya juga ga usah bisnis, bisa jadi pemegang saham terbesar nomor dua di perusahaan media, MNC (Global Mediacom). Jadi, enak, dan itu saya membelinya di harga diskon," sambungnya.

Setelah dua tahun menjalani sebagai full-time investor, Lo Kheng Hong menghadapi krisis moneter tahun 1998. Dia mengaku nyaris bangkrut saat krisis terjadi, di mana uangnya berkurang 85 persen dan hanya menyisakan 15 persen saja.

Saat memutuskan untuk fokus menjadi investor, Lo Kheng Hong sudah tidak memiliki pekerjaan. Namun, dia telah memiliki istri yang merupakan ibu rumah tangga dan punya dua orang anak.

Meski begitu, dia tetap optimis menjalani kehidupan sebagai full-time investor. Saat krisis terjadi, dia memutuskan untuk berinvestasi di satu saham yaitu PT United Tractors Tbk yang saat itu harganya anjlok menjadi Rp250 per saham.

"Kenapa saya beli United Tractors? masa harga saham Rp250 laba usaha per saham, laba usaha per saham Rp7.800, laba tahun 98 Rp1,1 triliun. Ga bisa diverifikasi saya put everything in United Tractors. Ini ada Mercy (merek mobil Mercedes Benz) dijual harga bajaj, saya beli seluruhnya di situ," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

445 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.172

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 437 Saham Melesat

57 tahun lalu

Global Bond Danantara Dibanjiri Peminat, Rosan: Kepercayaan Investor Tinggi

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 4,12 Persen, Tembus Level 6.254

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal