Kisah Lo Kheng Hong yang Nekat Berhenti Kerja untuk Menjadi Investor

Aditya Pratama
Kisah Lo Kheng Hong yang nekat berhenti kerja untuk menjadi investor dimulai dari tahun 1996 atau saat dia menginjak usia 37 tahun. (Foto: YouTube Syailendra Capital)

Dia menyebut, menjadi seorang investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) begitu nikmat dan asyik, di mana dirinya bisa hidup santai tapi dapat menghasilkan uang yang cukup banyak. 

"Bahkan kalau saya ditanya kapan berhenti jadi investor? saya akan menjadi seorang investor saham sampai akhir hidup saya, sampai dipanggil oleh Yang Kuasa," kata dia.

Lo Kheng Hong mengatakan, ketika sudah memiliki saham perusahaan yang bagus, maka investor bisa tidur dan bisa menghasilkan uang lebih banyak uang daripada orang yang bekerja keras. Menurutnya, yang terbaik dilakukan ketika investor berinvestasi saham adalah tidur.

Selain itu, Lo Kheng Hong berkelakar dengan berinvestasi pada saham maka dirinya tidak perlu membangun perusahaan yang besar, namun tetap bisa menjadi pemilik perusahaan melalui saham yang dia miliki, seperti PT Gajah Tunggal Tbk hingga PT Global Mediacom Tbk.

"Seperti sekarang saya punya pabrik ban terbesar di Asia Tenggara (Gajah Tunggal), ga pernah bikin ban bisa punya pabrik, pemegang saham terbesar nomor tiga di pabrik ban terbesar di Asia Tenggara," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

445 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.172

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 437 Saham Melesat

57 tahun lalu

Global Bond Danantara Dibanjiri Peminat, Rosan: Kepercayaan Investor Tinggi

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 4,12 Persen, Tembus Level 6.254

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal