Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Akan Terbitkan ORI dan Sukuk Tabungan

Isna Rifka Sri Rahayu
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Hari ini pemerintah menerbitkan SBR004 untuk investor individu secara online. Jenis kupon yang ditawarkan pun sangat menarik karena mengikuti suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang belakangan trennya terus menanjak.

Ia mengatakan, penerbitan salah satu instrumen investasi ini bertujuan untuk memperdalam pasar keuangan negara. Pasalnya, di tengah dinamika global yang tidak menentu membuat perekonomian domestik dan pasar keuangan mengalami tekanan.

"Pasar keuangan negara masih cukup dangkal untuk itu, oleh karenanya peran pemerintah adalah bagaimana kami bisa memperdalam pasar keuangan. Salah satu program dari pemerintah bagaimana kami bisa mengantisipasi pasar uang dengan meluncurkan SBR004," ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan SBR003 untuk memperluas basis investor domestik hingga ke generasi milenial. Menurutnya tujuan tersebut berhasil dicapai karena sebanyak 5.600 investor baru yang membeli SBR003 di mana 55 persennya berusia di bawah 40 tahun.

"Jadi sifat keritelannya itu sangat terlihat bisa dicapai dengan cukup baik. Terakhir kalau kita lihat lokasi, semua pembeli ininvstor daari SBR003terwakili dari 33 provinsi," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

UU P2SK Terbaru, Kemenkeu hingga Danantara Bisa Jadi Pemegang Saham BEI

57 tahun lalu

4.576 Personel Gabungan Kawal Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini

57 tahun lalu

OJK Ungkap Insentif dari Kemenkeu untuk Emiten dengan Free Float 40 Persen

57 tahun lalu

Investasi Syariah dengan Imbal Hasil Menarik, bank bjb Tawarkan ST016

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal