Investor Saham Pemula Banyak yang Nyangkut, Ini Kata OJK

Hafid Fuad
Kenaikan tajam IHSG memicu pertumbuhan investor ritel yang cukup signifikan. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pulih kurang dari satu tahun setelah crash pada Maret 2020. Kenaikan tajam indeks tersebut memicu pertumbuhan investor ritel yang cukup signifikan.

Namun, IHSG terus melemah dalam beberapa hari terakhir. Investor pemula yang banyak membeli saham di harga pucuk harus 'nyangkut' dan menderita kerugian. Bahkan, sebagian kesulitan menjual saham karena harga menyentuh auto reject bawah (ARB) 7 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hosen menilai investor ritel, terutama pemula harus memahami saham yang hendak dibeli. 

"Investor ritel harus lebih paham apa saja yang perlu diperhatikan dalam berinvestasi saham," katanya di Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah 1,25 Persen

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 4,11 Persen, Tinggalkan Level 6.000

57 tahun lalu

380 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah 

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.195, Nilai Transaksi Tembus Rp25,3 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal