BEI Ingatkan Investor Tak Pakai Uang Belanja atau Utang untuk Beli Saham

Rina Anggraeni
Bursa Efek Indonesia (BEI) menyarankan investor saham berinvestasi dengan uang dingin alias tak terpakai dalam jangka pendek. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyarankan investor saham berinvestasi dengan uang dingin alias tak terpakai dalam jangka pendek. Pasalnya, investasi saham berisiko tinggi.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi melihat fenomena belanja saham dengan uang jangka pendek atau utang sebagai sesuatu yang tak baik.

"Kami selalu mengingatkan kepada masyarakat, para investor bahwa berinvestasi saham, selain berpotensi memberikan keuntungan yang baik, juga mengandung risiko kerugian," katanya di Jakarta, Selasa (19/1/2021).

Dengan kata lain, kata Hasan, investor sebaiknya menghindari dana untuk kebutuhan jangka pendek untuk membeli saham.

"Tidak menggunakan dana yang bersumber dari pinjaman atau utang, atau dana yang diperlukan untuk kebutuhan sehari hari, atau dana untuk kebutuhan darurat, atau dana kebutuhan jangka pendek lainnya," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

57 tahun lalu

Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Melemah 1,25 Persen

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 4,11 Persen, Tinggalkan Level 6.000

57 tahun lalu

380 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal