Ini 3 Peluang dan Risiko Investasi Saham

Michelle Natalia
Investasi saham kini menjadi tren baru di kalangan anak muda. (Foto: ilustrasi/Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Investasi saham kini menjadi tren baru di kalangan anak muda. Selama pandemi Covid-19, banyak dari mereka yang terjun ke pasar modal untuk meraih cuan.

Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot menilai, investor harus paham peluang dan risiko sebelum berinvestasi saham. Pertama, investor bisa mendapat keuntungan dari kenaikan hargasaham atau capital gain.

"Misalnya investor membeli saham ABC dengan harga per lembar saham Rp1000 kemudian menjualnya dengan harga Rp1.500 per lembar saham. Berarti investor tersebut mendapatkan capital gain sebesar Rp500 per lembar saham," ujar Sekar di Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Sebaliknya, kata dia, investor juga bisa mengalami kerugian apabila harga saham yang dijual lebih rendah daripada harga yang dibeli. Istilahnya, capital loss.

"Misalnya investor membeli saham ABC dengan harga perlembar saham Rp1.500 kemudian menjualnya dengan harga Rp1.000 per lembar saham. Berarti investor tersebut mendapatkan capital loss sebesar Rp500 per lembar saham," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Keuangan
4 hari lalu

481 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melesat ke 7.106 Jelang Libur Panjang

Keuangan
5 hari lalu

296 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Dibuka Terkoreksi

Keuangan
9 hari lalu

483 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 7.362

Nasional
9 hari lalu

Tok! Paripurna DPR Setujui 5 Anggota Dewan Komisioner OJK, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal