Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, PSSI Justru Kena Denda AFC Rp235 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Hector Souto Murka meski Timnas Futsal Indonesia Singkirkan Vietnam dan Tembus Semifinal Asia

Rabu, 04 Februari 2026 - 10:19:00 WIB
Hector Souto Murka meski Timnas Futsal Indonesia Singkirkan Vietnam dan Tembus Semifinal Asia
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto. (Foto: iNews/Cikal Bintang)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Timnas Futsal Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia Futsal 2026 usai menang 3-2 atas Vietnam, namun Hector Souto justru melontarkan kritik keras terhadap performa timnya sendiri. Kemenangan bersejarah itu tidak membuat pelatih asal Spanyol tersebut puas.

Skuad Garuda mengamankan tiket semifinal setelah menundukkan Vietnam di babak perempat final. Laga ketat tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (3/2/2026) malam WIB, dan berakhir dengan skor tipis 3-2.

Hasil itu membawa Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah baru. Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Asia Futsal setelah sebelumnya selalu terhenti di perempat final.

Namun, sorotan utama justru datang dari pernyataan Hector Souto usai laga. Dia menilai performa Ardiansyah Nur dan rekan-rekan jauh dari standar permainan yang dia harapkan, meski hasil akhir berpihak pada Indonesia.


Hector Souto Nilai Vietnam Lebih Baik

“Sejujurnya, saya tidak puas. Sangat tidak puas dan sangat sedih dengan performa tim saya. Menurut saya Vietnam bermain jauh lebih baik dari kami. Kami hanya lebih baik dari mereka dalam situasi bola mati, dan ini bukan tipe permainan yang kami inginkan untuk Timnas Futsal Indonesia,” kata Souto usai pertandingan, Selasa (3/2/2026).

Pelatih berusia 44 tahun itu menilai para pemain terlalu berhati-hati saat menguasai bola. Dia melihat kecenderungan tim lebih fokus menghindari kesalahan dibanding membangun permainan menyerang.

“Saya melihat para pemain lebih berusaha untuk tidak kehilangan bola, bukan untuk bermain. Kami punya banyak masalah dalam menghubungkan permainan dengan pivot,” sambungnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut