Sehingga pada masa pengujian resistance ini, akan terlihat banyak saham yang menarik. Di saat bersamaan terlihat ada banyak sentimen positif dari eksternal, salah satunya adalah indikasi berakhirnya kekhawatiran inflasi Amerika Serikat (AS).
"Jika inflasi berakhir maka kemungkinan Fed rate tidak akan naik lagi dan ini menjadi sentimen positif bagi IHSG, secara khusus pada emiten-emiten yang selama ini kesulitan menumbuhkan kinerja dengan adanya beban kurs," tuturnya.
Faktor teknikal yang terjadi hari ini masih terkait fase pengujian level 6.800. William memperkirakan IHSG masih bergerak mixed, candlestick IHSG membentuk pola doji yang mana mempertegas fase pengujian ini karena memberikan indikasi bahwa buyer dan seller masih sama kuat.
Untuk sentimen, data ekonomi AS yang memperlihatkan potensi berakhirnya era inflasi. Sentimen ini berefek pada pelemahan Dolar AS, sehingga menguntungkan bagi saham-saham dari emiten yang selama ini memiliki beban kurs.
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat sebesar 2,00 poin (+0,03 persen) menuju 6.810,21 pada perdagangan, Kamis (13/7/2023). Sebanyak 264 saham menguat, 277 saham menurun, dan 197 saham tidak mengalami perubahan harga pada perdagangan kemarin.