IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Saham BMSR-DMAS Masuk Top Losers

Dinar Fitra Maghiszha
IHSG hari ini dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/11/2022). IHSG turun 3,64 poin atau 0,05 persen di 7.098,74.  (Foto: Dok. MPI)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka melemah pada perdagangan Selasa (8/11/2022). IHSG turun 3,64 poin atau 0,05 persen di 7.098,74. 

Terdapat 188 saham menguat, 70 saham melemah, dan 210 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp264,27 miliar dari 786,21 juta saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 melemah 0,09 persen di 1.014,34, indeks JII koreksi 0,09 persen di 622,49, indeks IDX30 turun 0,30 persen di 532,94, dan indeks MNC36 menurun 0,33 persen di 366,99.
 
Indeks sektoral yang melemah adalah bahan baku 0,30 persen, energi 0,51 persen, keuangan 0,13 persen, industri 0,18 persen, infrastruktur 0,28 persen, dan nonsiklikal 0,17 persen. Sedangkan yang menguat adalah siklikal 0,25 persen, kesehatan 0,19 persen, properti 0,21 persen, teknologi 0,75 persen, dan transportasi 0,54 persen.

Saham-saham yang masuk top gainers adalah PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) menguat 35,00 persen di Rp135, PT Polluxx Properties Indonesia Tbk (POLL) melejit 18,92 persen, dan PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) tumbuh 9,73 persen di Rp124.

Sedangkan top losers ditempati oleh PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) anjlok 6,90 persen di Rp675, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) terpuruk 6,67 persen di Rp168, dan PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) merosot 5,07 persen di Rp412.

Tiga saham yang teraktif diperdagangkan adalah PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR).

Sedangkan tiga saham dengan volume terbesar antara lain PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR). Sementara tiga saham dengan nilai transaksi terbesar adalah PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Lanjutkan Reli Pekan Depan, Ini Faktor Pendorongnya

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 2 Persen, Kembali ke Level 6.000

57 tahun lalu

SBY Soroti Penguatan Rupiah dan IHSG: Semoga Ini Awal Pertanda Baik

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Mayoritas Sektor Melemah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal