Untuk peluang, secara sederhananya, kesempatan meraup profit sebanyak mungkin di saham-saham 2nd liner sampai tiba momentum jenuhnya, baru nanti profit taking dan mulai cicil beli pada saham-saham 1st liner, strategi ini bisa dilakukan hingga awal pekan November nanti.
Sebelumnya, terjadi net sell asing sebesar 444 miliar dengan nilai transaksi sebesar 14.81T. Asing kembali net sell dan bersamaan dengan pelemahan IHSG, hal ini membuka peluang IHSG untuk koreksi.
Dengan demikian, secara analisis teknikal, berhasil mengkonfirmasi pembentukan pola bullish flag, dan sudah sempat menyentuh lebel 7.800, namun IHSG membentuk resistance pada 7.800 sebagai level psikologis.
"Kondisi ini membuat penguatan IHSG menjadi tertahan dan berpotensi mengalami koreksi. Selain itu, IHSG masih memiliki supply zone pada area 7.829 – 7.910," ujar dia.
Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal
MAIN, buy, support 805, resistance 920.
Pergerakan harga membentuk pola inverted head and shoulders dengan neckline pada 885.