IHSG Diprediksi Melemah di Perdagangan Awal Juni, Ini Sentimen Pendorongnya

Anggie Ariesta
IHSG diprediksi masih akan dibayangi tren konsolidasi pada pembukaan perdagangan awal Juni 2026. (Foto: Dok. IMG)

Selain indikator inflasi dan geopolitik, fokus pasar juga tertuju pada pergerakan nilai tukar mata uang Garuda serta instrumen regulasi devisa yang resmi berjalan di awal bulan ini.

"Di sisi lain, nilai tukar Rupiah dan implementasi akan DHE SDA tahap awal juga menjadi perhatian investor," katanya.

Adapun, proyeksi koreksi IHSG tersebut melanjutkan tren pergerakan saham di BEI selama periode 25 hingga 29 Mei 2026 yang ditutup pada zona bervariasi.

Meski indeks saham utama mengalami pelemahan, rata-rata nilai transaksi harian justru mencatatkan lompatan yang cukup signifikan di tengah maraknya aksi jual bersih oleh pemodal internasional.

Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan melonjak tajam sebesar 30,37 persen menjadi Rp28,38 triliun, dibandingkan capaian pekan sebelumnya yang berada di angka Rp21,77 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah Hadapi Gejolak Ekonomi

57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Lanjutkan Reli Pekan Depan, Ini Faktor Pendorongnya

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 2 Persen, Kembali ke Level 6.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal