IHSG Awal 2025 Diramal Bergerak di Kisaran 7.000-7.155, Ini Rekomendasi Sahamnya

Anggie Ariesta
ilustrasi perdagangan saham perdana di 2025 pada Kamis (2/1/2025). (foto:iNews.id)

Dengan demikian, secara analisis teknikal, IHSG berhasil bertahan di atas support pada 7.000.

Adapun posisi candlestick IHSG membentuk pola hammer, indikasi untuk terjadinya rebound.

Selain itu, nilai transaksi harian berada di atas rentang rata-rata harian (10T), ini mengindikasikan bahwa pergerakan IHSG disebabkan oleh panic buying sebagai respon dari penguatan di perdagangan akhir tahun 2024. 

"IHSG masih jauh dari kondisi reversal," tutur dia.

Kemudian Indikator MACD, pada signal line melandai menandakan IHSG sudah memasuki fase jenuh jual.

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal.

SMGR, buy, support 3.220, resistance 3.520.
Pergerakan harga membentuk demand zone pada area 3.220 – 3.520.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun

57 tahun lalu

445 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke 6.172

57 tahun lalu

IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.220, GHON-NZIA Parkir di Zona Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal