Gondangdia Jadi Etalase QRIS BRI, Pedagang Kecil Beralih ke Pembayaran Digital

Reynaldi Hermawan
QRIS BRI kian menjamur di kawasan Gondangdia (Foto: Reynaldi Hermawan/iNews.id)

“Sekarang jadi lebih gampang kalau pakai QRIS, kan tinggal scan saya, nggak ribet. Terus juga enggak perlu menyiapkan uang kembalian,” ucapnya.

Gerobak Kecil Masuk Ekosistem Digital

Perubahan serupa terlihat di gerobak batagor milik Johan yang mangkal di bawah Stasiun Gondangdia. Antrean pembeli, terutama karyawan perkantoran saat jam makan siang, bisa dilayani lebih cepat berkat QRIS BRI.

“Jadi cepat dan praktis. Apalagi pembeli di sini kebanyakan karyawan. Jadi jarang pakai cash,” kata Johan.

QRIS BRI juga diadopsi Rusmiati, pedagang mie ayam yang sudah 10 tahun berjualan di sekitar stasiun. Dengan harga Rp15.000 per porsi, dagangannya laris hingga 50 mangkuk per hari.

“Tak pernah terpikir oleh saya awalnya ada teknologi seperti ini (QRIS). Sekarang semua mudah,” ujar Rusmiati.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dari Jualan Gorengan ke Bengkel Mobil, Jojo Sutarjo Bangkit Berkat KUR BRI

57 tahun lalu

Petik Sayur, Panen Ilmu: BRI Bantu Kebun Gangnam Jadi Tempat Belajar Urban Farming

57 tahun lalu

Resep Lebaran Bawa Cuan, Cangcomak Naik Kelas Didukung Rumah BUMN BRI

57 tahun lalu

Mimpi Lukman Lestarikan Budaya Betawi lewat Ondel-Ondel, Kian Nyata Berkat Dukungan BRI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal