ESDM Pastikan Penggunaan BBM Rendah Sulfur Mampu Tekan Emisi

Aditya Pratama
Peralihan ke bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur menjadi keharusan agar kualitas udara tidak bertambah buruk. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Berbagai macam upaya dilakukan pemerintah agar dampak buruk perubahan iklim tidak terus terjadi dan bertambah parah. Sektor transportasi dalam hal ini memegang kunci penting dalam upaya penurunan emisi.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Cahyono Adi menuturkan, peralihan ke bahan bakar minyak (BBM) rendah sulfur menjadi keharusan agar kualitas udara tidak bertambah buruk.

Pasalnya, BBM dengan sulfur tinggi menjadi salah satu penyumbang emisi. Hal ini dilakukan guna mewujudkan net zero emission (NZE) pada tahun 2060 mendatang.

"BBM rendah sulfur adalah sebuah kebutuhan. Karena kita semua tahu kualitas udara kita saat ini kurang bagus dan salah satu penyebabnya adalah BBM kita yang mengandung sulfur yang tinggi," ujar Agus dalam keterangannya dikutip, Minggu (6/10/2024).

Agus menambahkan, untuk pelaksanaannya, pemerintah telah membuat peta jalan (road map) pelaksanaan pendistribusian BBM rendah sulfur dan menjadi rujukan dalam pelaksanaanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ESDM Bicara Peluang Harga BBM Nonsubsidi Turun, Pastikan Ikuti Tren Minyak Dunia

57 tahun lalu

Bahlil bakal Hidupkan Lagi Program Kompor Listrik, Siapkan Anggaran Rp815,56 Miliar

57 tahun lalu

Hoaks! Jubir Kementerian ESDM Bantah Isu Masyarakat Diminta Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit, Salah Satunya ASN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal