JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) terus mendorong perilaku nontunai di kalangan masyarakat melalui gerakan nasional nontunai (GNNT) dalam berbagai transaksi yang sudah memungkinkan.
"Upaya ini kami lakukan melalui empat strategi elektronifikasi yang disinergikan dengan program-program pemerintah," kata Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Pungky W Wibowo di Jakarta, Rabu (22/11/2017).
Ia mengatakan, empat strategi tersebut yaitu fasilitasi model bisnis dan inovasi, regulasi yang mendukung, optimalisasi sumber daya lokal, serta edukasi dan monitoring.
Sedangkan untuk program pemerintah yang sudah dilakukan dengan menerapkan transaksi nontunai di sejumlah sektor di antaranya bantuan sosial, jalan tol, moda transportasi, dan sistem kas manajemen.
Adapun sinergi dengan pemerintah telah dilakukan di berbagai sektor, utamanya pada sektor dengan jumlah pengguna yang masif, misalnya sektor transportasi dan bantuan sosial. Ia mengatakan langkah tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mempercepat proses penerimaan dan perluasan akses.