Dolar AS Makin Perkasa di Tengah Krisis yang Melanda Turki

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi. (Foto: Okezone)

TOKYO iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap mayoritas mata uang karena pelaku pasar lebih memilih greenback di tengah eksposur bank-bank Eropa terhadap krisis yang dilanda Turki.

Mengutip Reuters, Senin (13/8/2018), lira Tukri mencapai rekor terendah ke 7,24 terhadap dolar AS. Meski begitu, mata uang tersebut mendapatkan sentimen positif setelah Menteri Keuangan Berat Albayrak mengatakan Turki telah menyusun rencana aksi ekonomi untuk meredakan kekhawatiran investor.

Euro telah terpukul keras setelah Financial Times melaporkan pada hari Jumat, mengutip dua sumber, bahwa Bank Sentral Eropa memiliki kekhawatiran tentang bank di Spanyol, Italia dan Perancis dan eksposur mereka ke Turki.

“Eksposur bank-bank Eropa ke Turki tampaknya tidak sebesar yang ditakutkan orang, jadi saya pikir itu dapat dikelola. Ini tidak akan mengarah pada sejenis krisis perbankan di kawasan euro,” kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities.

Pada awal perdagangan Senin, euro melemah ke 1,1368 dolar AS dari psosisi terakhir sebelumnya yang turun 0,16 persen ke 1,1390 dolar AS pada 00.40 GMT.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Peringatkan Transaksi di Pelabuhan Harus Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!

57 tahun lalu

Bertemu Gubernur BI dan Menkeu, Dasco: Evaluasi Perkembangan Ekonomi

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Mensesneg: Fundamental Ekonomi Kita Kuat

57 tahun lalu

Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal