99.000 Ton Gula Rafinasi Siap Disalurkan ke Pasar Mulai Besok

Muhammad Aulia
Gula pasir eceran. (Foto: iNews/Hana Purwani)

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah terus berupaya untuk mengisi kekosongan komoditas gula yang mendorong meningkatnya harga gula di pasaran. Salah satu strategi yang ditempuh adalah dengan mengalihkan gula rafinasi menjadi gula konsumsi.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan, ada sekitar 250.0000 ton gula rafinasi yang akan dialihkan menjadi gula konsumsi.

“Kita berikan penugasan untuk alihkan sementara 250.000 ton untuk mengisi kekosongan. Saat ini sudah berjalan, produksi sekitar 99.000 ton. Sementara kita menugaskan 250.000 ton, artinya masih ada sisa,” ucap Suhanto, Selasa (28/4/2020).

Suhanto menegaskan, gula tersebut siap untuk disalurkan ke pasaran mulai besok dengan ketentuan harga untuk konsumen di harga Rp12.500 per kilogramnya. Untuk memastikan ketentuan tersebut dipatuhi, Kemendag bekerja sama dengan Kabareskrim Polri serta Satgas Pangan untuk melakukan pengawasan.

“Mulai besok barang sudah terdistribusi sesuai dengan keputusan rapat. Ujungnya harga harus Rp12.500 per kilogram,” ujar Suhanto.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Health
6 hari lalu

Oatmilk Lebih Tinggi Kandungan Gula Dibanding Susu Sapi, Ini Penjelasan Menkes

Health
11 hari lalu

Tren Minuman Low Sugar Belum Tentu Sehat, Begini Penjelasan Menkes

Health
21 hari lalu

5 Manfaat Mengurangi Konsumsi Gula bagi Kesehatan, Cek Nutri-Level

Megapolitan
2 bulan lalu

Harga Cabai Rawit-Gula Melambung di Atas HET jelang Lebaran, Polda Metro Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal