Untuk membeli saham, Anda perlu membuka rekening efek di perusahaan sekuritas. Pilih perusahaan yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki biaya transaksi kompetitif.
Beberapa perusahaan bahkan memberikan kemudahan dengan memperkecil dana awal. Pastikan menggunakan aplikasi trading yang telah disetujui OJK dan memiliki rekam jejak yang baik.
Investasikan hanya dengan menggunakan uang dingin, yaitu uang yang tidak akan mengganggu anggaran kebutuhan pokok Anda. Hindari menggunakan utang. Mulailah secara bertahap dengan modal kecil.
Rencanakan perdagangan saham Anda, termasuk daftar saham, titik entry (kapan membeli), titik exit (kapan menjual), serta titik cut loss (batas harga saham turun untuk dijual). Disiplin dalam menjalankan perencanaan ini.
Cari informasi tentang saham yang akan Anda beli, termasuk kualitas saham, track record perusahaan, dan laporan keuangannya. Pertimbangkan saham di indeks IDX30 dan LQ45, atau yang biasa disebut blue chip. Diversifikasi saham yang Anda beli di beberapa sektor berbeda.