OPEC Lanjutkan Pangkas Produksi, Pasokan Minyak Defisit di 2018

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Organisasi negara-negara pengekspor minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) menaikkan perkiraan permintaan kebutuhan minyak di 2018. Sementara, kesepakatan bersama produsen non-OPEC untuk memangkas produksi tetap berjalan sehingga pasokan di pasar global berpotensi defisit di tahun depan.

Saat ini, penggunaan minyak tumbuh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya karena ekonomi dunia yang lebih kuat dari perkiraan.

"Dinamika pertumbuhan ekonomi global terus berlanjut dan momentumnya relatif kuat. Momentum yang sedang berlangsung masih bisa memberikan sedikit potensi upside," demikian laporan OPEC seperti mengutip CNBC, Selasa (14/11/2017).

OPEC mengatakan, dunia membutuhkan 33,42 juta barel per hari (bph) minyak mentahnya tahun depan, naik 360.000 bph dari perkiraan sebelumnya. Ini sekaligus menandakan kenaikan yang signifikan dari target pertama yang dibuat pada bulan Juli.

Laporan itu bukan yang menjadi terakhir bagi OPEC, karena nantinya mereka akan melakukan pertemuan lanjutan pada 30 November 2017. Banyak yang berharap kesepakatan pemangkasan produksi tak lagi dilanjutkan.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
5 hari lalu

Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel

14 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

1 bulan lalu

Selat Hormuz Dibuka! Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Ikut Turun?

1 bulan lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal