Widodo Makmur Perkasa (WMPP) Bukukan Rugi Bersih Rp79,24 Miliar di Kuartal I 2023

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Widodo Makmur Perkasa (WMPP) mencatatkan rugi bersih Rp79,24 miliar di kuartal I 2023. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) mencatatkan kerugian di kuartal I 2023. Rugi bersih perseroan mencapai Rp79,24 miliar, berbalik dari periode yang sama tahun lalu, di mana perseroan membukukan laba Rp10,39 miliar.

Kerugian WMPP dibarengi dengan merosotnya penjualan sepanjang kuartal pertama tahun ini. Angka penjualan perseroan turun 68,20 persen menjadi Rp350,38 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp1,10 triliun. Secara rinci, penjualan perseroan didominasi oleh segmen komoditas yang berkontribusi sebesar Rp364,44 miliar.

Dari segmen ini, penjualan sapi tercatat sebesar Rp130,66 miliar, penjualan daging dan daging olahan sebesar Rp65,99 miliar, penjualan karkas sebesar Rp60,41 miliar, penjualan pakan sebesar Rp27,53 miliar, penjualan ayam broiler komersial sebesar Rp17,44 miliar dan penjualan beras sebesar Rp17,38 miliar.

Kemudian, penjualan ayam umur sehari tercatat sebesar Rp15,05 miliar, penjualan telur sebesar Rp5,86 miliar, penjualan kulit sebesar Rp5,70 miliar, dan penjualan kedelai sebesar Rp383,25 juta.

Sementara itu, dari segmen nonkomoditas, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp6,39 miliar, yang seluruhnya berasal dari unit usaha konstruksi. Namun, WMPP mencatatkan potongan penjualan sebesar Rp2,45 miliar.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan perseroan tercatat sebesar Rp322,59 miliar, turun dari sebelumnya sebesar Rp944,47 miliar. Beban usaha perseroan juga mengalami penurunan menjadi Rp41,65 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp63,95 miliar.

Hingga akhir Maret 2023, total nilai aset WMPP tercatat sebesar Rp5,90 triliun, turun 2,67 persen dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp6,07 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp3,89 triliun dan ekuitas tercatat sebesar Rp2,01 triliun.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Laba Bank Mandiri Tumbuh 18,9% jadi Rp18,1 Triliun per April 2026

57 tahun lalu

MNC Finance Gelar Agent Gathering Bersama CarDekho Group, Kejar Pertumbuhan Penjualan

57 tahun lalu

IHSG Tertekan, BEI Sebut Laba Emiten Naik 21,5 Persen

57 tahun lalu

Prabowo Sebut RI Kelola Aset 1.000 Miliar Dolar AS: Kita di Atas Qatar dan Singapura

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal