Wapres Ma'ruf Amin Optimistis Kemiskinan Ekstrem 0 Persen di 2024

Binti Mufarida
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (Foto: Dok. Setwapres)

“Upaya untuk mengendalikan kemiskinan karena memang ada pengaruh pertama dari pandemi itu ada beberapa kenaikan. Tapi setelah pandemi ini sebenarnya kita sudah bisa menurunkan angka year on year itu lebih kecil dari sebelum pandemi. Jadi sudah ada penurunan 9 koma dan akan terus kita (turunkan),” tuturnya.

Oleh karena itu, Ma'ruf menegaskan pemerintah terus mengupayakan untuk menurunkan kemiskinan dengan berbagai upaya diantaranya pemberdayaan masyarakat, juga memberikan perlindungan sosial.

“Memang kalau bulan per bulan memang ada terjadi seperti itu ya kenaikan tetapi dalam arti year on year terjadi penurunan. Karena itu, Kita memang menarget 2024 itu memang sampai di 8 persen ini kemiskinan secara umum. Untuk kemiskinan ekstrem itu kan ada sekitar 4 juta ya dari seluruhnya,” ucapnya.

“Kemudian kita sudah mulai melakukan dari 2021 itu ada 7 provinsi kemudian juga 35 Kabupaten/Kota dan sekarang kita sudah masuk menyelesaikan 2022 di 200 lebih Kabupaten/Kota. Melalui upaya-upaya pemberdayaan masyarakat, di samping kita menanggulangi kemiskinan dengan dua skema yaitu perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” sambungnya.

Ma'ruf menyebut, salah satu strategi pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan yakni dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Penurunan (kemiskinan) ekstrem sudah turun sekarang ini. Nanti datanya kita lihat, target 2024 nol persen kemiskinan itu kita harapkan akan bisa tercapai. Karena nanti tinggal tahun 2023 ini akan kita genjot lagi beberapa Kabupaten/Kota, sisanya di 2024,” katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal