Wamenkeu ungkap Deretan Masalah Dunia, dari Utang hingga Ancaman Kenaikan Harga

Michelle Natalia
Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara (tengah). (Foto: dok iNews)

"Saya sebagai dosen, dan juga hadirin disini banyak dosen, saya yakin 5 tahun lalu dalam mengajar ekonomi makro tidak ada yang menyebutkan sektor kesehatan, atau terkait virus. Dua tahun terakhir kita dikagetkan dengan bagaimana kondisi ekonomi bisa sangat terpengaruh oleh sektor kesehatan, kalau sektor kesehatannya tidak siap, adanya virus yang belum ada obatnya, belum ada vaksinnya, membuat kegiatan ekonomi berhenti begitu saja," ungkap Suahasil.

Dengan berhentinya kegiatan ekonomi, berhenti juga konsumsi, investasi, ekspor, dan impor. Yang mendorong pertumbuhan ekonomi selanjutnya di situasi tersebut adalah pengeluaran pemerintah, dimana belanja dinaikkan.

"Salah satu agenda utama Indonesia dalam G20 adalah membuat mekanisme kesiapsiagaan di tingkat dunia. Saya ga bicara hanya di Indonesia saja, tapi juga di tingkat dunia mengenai hubungan antara ekonomi dan kesehatan," tambahnya.

Suahasil mengatakan bahwa ini disiapkan dalam bentuk entitas yang sedang digodok di tingkat dunia, yang akan diwadahi nantinya oleh World Bank. Kemudian, agenda selanjutnya adalah sebuah isu lama, yaitu perpajakan internasional.

"Ini isu lama yang bergulir sejak masa lalu, bagaimana mendorong perpajakan internasional yang lebih fair untuk seluruh dunia, dan juga tentang agenda keempat, tentang transition finance, ekonomi hijau," ucapnya.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Chatib Basri Sebut Ekonomi RI 2026 Tak Sama dengan Era Krisis 98, Ini Penjelasannya

57 tahun lalu

Dasco Ungkap Hasil Pertemuan dengan Dirut Himbara: Situasi Perbankan saat Ini Sangat Bagus

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Neraca Dagang RI Surplus 5,64 Miliar Dolar AS di April 2026, Rekor 72 Bulan Beruntun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal