Wamen BUMN: BTN Syariah Akan Ikut Dimerger

Rina Anggraeni
Bank hasil mega merger akan mengambil BTN Syariah yang saat ini masih dalam bentuk unit usaha syariah. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri (Wamen) BUMN II Kartika Wiroatmodjo mengatakan penggabungan perbankan BUMN saat ini baru melibatkan tiga bank syariah. Namun, bank hasil mega merger akan mengambil bank syariah BTN yang saat ini masih dalam bentuk unit usaha syariah.

"Kami optimistis mendukung konsolidasi, BTN juga akan kami alihkan, sehingga 1 atau 2 tahun ke depan bisa menjadi BUKU 4," kata Kartika dalam video virtual, Rabu (9/12/2020).

Namun, Kartika tak menjelaskan adanya rencana penambahan modal langsung ke bank hasil merger ini. Adapun, modal hasil merger diperkirakan memiliki modal inti sekitar Rp20 triliun. Kontribusi laba dari tiga bank merger diperkirakan baru mencapai Rp2 triliun pada tahun ini.

"Total aset bank syariah yang baru akan mencapai Rp220 triliun, jika ditambah demgan BTN yang akan dialihkan juga total aset bank syariah baru akan mencapai Rp250 triliun," katanya.

Sebagai informasi, proses merger tiga bank syariah BUMN saat ini masih berlangsung dan ditargetkan rampung Februari 2021.Ketiga bank tersebut adalah PT Bank Syariah Mandiri, PT BRI Syariah Tbk, dan PT Bank BNI Syariah.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serbu! Rusun Subsidi Rp500 Juta Dekat Stasiun Manggarai, Cicilan Cuma Rp2,9 Juta

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dirut KAI-BTN, Bahas Pembangunan Rusun di Manggarai

57 tahun lalu

BTN Kebut Transformasi Bisnis, Perkuat Digitalisasi hingga Operasional Kredit

57 tahun lalu

Daftar Lengkap Penerima Cahaya Hati Awards 2026, Bertabur Tokoh Inspiratif!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal