Uji Coba Batal, Kementerian PUPR Kaji Ulang Penerapan Sistem Transaksi Tol MLFF

Iqbal Dwi Purnama
menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengkaji ulang sistem transaksi tol nontunai nirsentuh atau MLFF. (Foto: Ist)

Berdasarkan laporan Hasil Tinjauan Perkembangan Pekerjaan Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Berbasis MLFF, beberapa poin yang menjadi indikasi kontraktor telah mangkir dari tanggung jawabnya, yaitu saat Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) berulangkali menyampaikan bahwa sistem yang dikembangkan oleh Roatex harus dapat melakukan pengumpulan tol dengan akurat untuk setiap kendaraan yang melintas di jalan tol. 

Dengan begitu, BUJT memperoleh pendapatan tol secara keseluruhan atau 100 persen sesuai kendaraan yang melintas. 

Namun demikian, berdasarkan isi laporan PJPK sebagai project ultimate owner mengharapkan agar kamera pada gantry dapat melakukan identifikasi perhitungan seluruh kendaraan yang melintas di jalan tol, dengan pelaksanaan identifikasi plat nomor secara otomatis dan kategorisasi melalui sistem artificial intelligence 94 persen dan sisanya 6 persen melalui identifikasi secara visual/manual yang dilakukan oleh verifikator. 

Akan tetapi, kontraktor Engineering Procurement Construction (EPC) BUP menyampaikan bahwa kamera pada gantry hanya dapat melakukan identifikasi 94 persen terhadap nomor plat kendaraan yang tertangkap kamera, bukan terhadap total kendaraan yang melintas. Sehingga, tidak ada jaminan bahwa pendapatan BUJT bisa 100 persen alias ada potensi los pendapatan dari penerapan teknologi.

"Ya kalau bisa Juni ini masih bisa kita kaji lagi, kita teruskan saja," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

BPJT Sebut Investor Asing Ogah Garap Proyek Jalan Tol di RI, Ini Alasannya

Nasional
4 hari lalu

BPJT bakal Kembali Uji Coba Transaksi Tol Tanpa Sentuh, Begini Persiapannya

Nasional
8 hari lalu

Gibran Bisa Berkantor di IKN Tahun Ini, Basuki: Gedung Sudah Jadi Dilengkapi Furnitur

Nasional
1 bulan lalu

Menag Ungkap Rencana Bangun Madrasah di IKN, Butuh Lahan 21 Hektare

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal