UEA Minat Investasi Proyek Kereta di Bali, Apa Alasannya?

Binti Mufarida
ilustrasi proyek kereta Bali (ist)

Lebih lanjut, Suhail mengatakan bahwa ada perusahaan asal UEA yakni Etihad Railways yang saat ini sedang mempertimbangkan untuk ikut menanamkan investasi dalam pembangunan subway di Bali itu.

“Di antara perusahaan-perusahaan di sini adalah Etihad Railways dan mereka sedang mempertimbangkan proyek tersebut," ujar dia.

Meski begitu, Suhail enggan membeberkan rencana nilai investasi dari Etihad Railways untuk proyek pembangunan LRT Bali.

“Kami melihat proyek ini karena pemerintah Indonesia memberi kami kesempatan untuk melihat proyek tersebut. Sekarang mereka sedang melihatnya. Begitu kami memiliki sesuatu, maka kami akan membagikannya dengan Anda. Saya tidak memiliki angka pasti, sebab angka pasti berubah, meski saya memberi Anda angka setelah satu bulan, nomornya akan berubah.”

Suhail pun memastikan EUA akan terus melihat peluang untuk investasi di Indonesia pada berbagai sektor.

“Kami terus menghadirkan peluang (investasi).  Saya pikir pencapaian kita pada tahun 2023 memberitahukan bahwa kita dapat berbuat lebih banyak di masa depan, dan pemahaman antara tim UEA dan Indonesia semakin meningkat,” pungkasnya. 
 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
3 hari lalu

Megawati Minta PBB Segera Buat Hukum Internasional Atur AI

Nasional
3 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
4 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal