Tingkatkan Ketahanan Energi, Ini Langkah Pertamina Hadapi Tantangan Global

Anindita Trinoviana
Pertamina lakukan delapan inisiatif yang terbagi dalam tiga blok. (Foto: dok Pertamina)

Tingkatkan Ketahanan Energi, Ini Langkah Pertamina Hadapi Tantangan Global

JAKARTA, iNews.id - Setelah guncangan keras pandemi Covid-19, dunia kembali dihadapkan ketegangan geopolitik di Eropa Timur yang melahirkan tantangan baru, yakni volatilitas harga, kelangkaan pasokan, masalah keamanan, dan ketidakpastian ekonomi yang berkontribusi pada krisis energi global.

Senior Vice President Research Technology and Innovation PT Pertamina (Persero) Oki Muraza menjelaskan, ketegangan politik yang terjadi di Eropa telah menyebabkan kenaikan harga energi yang berbahaya bagi keamanan dan ketahanan energi di Indonesia.

“Jadi kita harus berusaha untuk meningkatkan ketahanan energi, dan pada saat yang sama, kita harus berusaha untuk mencapai target-target sustainability. Bagaimana kita mengurangi emisi dan menambah volume bisnis energi hijau, listrik ramah lingkungan dan lain-lain,” kata Oki Muraza di sela-sela Sustainability Summit B20 yang berlangsung di New Delhi, India (22/8/2023).

Menurut Oki, sebelum terjadinya krisis geopolitik tersebut, Eropa menjadi salah satu pemimpin dalam perubahan menuju sustainability. Namun dengan menurunnya energy security, di mana Eropa kembali mengimpor energi seperti batu bara, maka terjadi perubahan dalam bauran energi yang berdampak bagi dunia.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, lanjutnya, negara-negara berkembang seperti Indonesia dan India dengan pendapatan yang rendah perlu membangun kerja sama dengan negara maju, utamanya dalam hal modal atau pembiayaan.

“Kerja sama sangat penting untuk mengatasi hal ini. Kita sudah ada beberapa contoh, misalnya melakukan kerja sama dengan Jepang CO2 Injection di Lapangan Jatibarang dan selanjutnya CO2 injection di lapangan Sukowati. Pertamina akan terus memperluas kerja sama dengan melibatkan banyak pendanaan internasional dalam rangka mendukung transisi energi di Indonesia,” tuturnya.

Selain itu dalam transisi energi, kata Oki, pengembangan teknologi menjadi kunci, karena dengan pengembangan teknologi perekonomian akan semakin membaik. Di Pertamina Group terdapat delapan inisiatif yang terbagi dalam tiga blok.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Bisnis
7 jam lalu

Pastikan Emas Nasabah Aman, Pegadaian Optimalisasi Cetak Emas Fisik

Nasional
15 jam lalu

Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Pulau Jawa

Nasional
17 jam lalu

Harga BBM Pertamina 4 Februari 2026 di Seluruh Indonesia

Nasional
1 hari lalu

Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal