The Fed Diprediksi Kembali Naikkan Suku Bunga, Wall Street Ditutup Menguat

Anggie Ariesta
Wall Street ditutup menguat seiring spekulasi investor bahwa The Fed akan kembali menaikkan suku bunga di akhir bulan ini. (Foto: Reuters)

Presiden The Fed Chicago, Charles Evans, bergabung dengan sesama pembuat kebijakan mengatakan bahwa mengekang inflasi adalah pekerjaan utama.

Investor juga menunggu laporan inflasi Agustus AS minggu depan untuk petunjuk baru apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga setengah atau tiga perempat poin persentase pada pertemuan kebijakan berikutnya yang dijadwalkan 20-21 September.

Kekhawatiran atas pengetatan moneter yang agresif di seluruh dunia menghentikan pasar ekuitas pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin yang belum pernah terjadi sebelumnya dan mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut.

Sementara itu, data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun pekan lalu ke level terendah tiga bulan, menggarisbawahi kekuatan pasar tenaga kerja bahkan ketika The Fed menaikkan suku bunga. 

Dengan meningkatnya peluang kenaikan suku bunga besar lainnya, baik indeks bank S&P 500 yang sensitif terhadap suku bunga (.SPXBK) dan sektor perawatan kesehatan S&P 500 masing-masing naik 2,8 persen dan 1,8 persen.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.744 per Dolar AS

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.667 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS usai Prabowo Paparkan KEM-PPKF 2027

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal