Terusan Panama Dilanda Kekeringan, Pengiriman Gandum ke Asia Tertunda hingga 2024

Aditya Pratama
Otoritas Terusan Panama membatasi transit kapal pada musim gugur ini karena kekeringan parah membatasi pasokan air yang dibutuhkan. (Foto: Reuters)

Meskipun harga biji-bijian telah turun dibandingkan harga tertinggi pada tahun 2020, biaya pengangkutan yang lebih tinggi akan dibebankan kepada importir biji-bijian dan biji minyak.

Pada paruh kedua bulan Oktober, hanya lima kapal gandum asal Teluk AS yang menuju Asia Timur transit di Terusan Panama, sementara 33 kapal berlayar ke timur untuk menggunakan Terusan Suez, menurut laporan Departemen Pertanian AS (USDA). Pada periode yang sama tahun lalu, 34 kapal menggunakan Terusan Panama dan hanya tujuh yang menggunakan Suez.

Beberapa eksportir AS juga telah mengalihkan pengiriman hasil panen ke Asia untuk dimuat dari pelabuhan Pacific Northwest. Namun, hal ini juga memerlukan biaya yang lebih tinggi karena fasilitas tersebut sebagian besar mendapatkan pasokan biji-bijian melalui kereta api dibandingkan dengan pengiriman tongkang yang lebih murah yang memasok barang ke eksportir di Gulf Coast.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Momen Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Ikut Tarik Jaring Bareng Nelayan

57 tahun lalu

Tradisi Sedekah Bumi di Tanjung Lesung, Pesta Rakyat Tanda Syukur

57 tahun lalu

Gawat, AS Pertimbangkan Opsi Militer Rebut Terusan Panama

57 tahun lalu

Lagi! Trump Singgung Kanada Negara Bagian ke-51 AS, Sebut Justin Trudeau Gubernur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal