Tertunda Lebih dari 4 Tahun, Proyek Soda Ash di Gresik Dipercepat

Rina Anggraeni
Menteri Investasi /Kepala BKPM, Bahlil mengatakan,(Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah akan mempercepat proyek soda ash atau Natrium Karbonat (Na2CO3) milik PT Petrokimia Gresik yang telah tertunda lebih dari 4 tahun. 

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengatakan percepatan itu merupakan bentuk dukungan atas rencana pengembangan PT Pupuk Indonesia (Persero) dan anak usahanya, PT Petrokimia Gresik. 

Terkait dengan itu, Bahlil mengadakan kunjungan ke PT Petrokimia Gresik sebagai bentuk dukungan atas pembangunan pabrik soda ash yang akan menjadi yang pertama di Indonesia.

“Kami menjalankan perintah Presiden untuk segera membantu baik BUMN maupun swasta nasional yangg ingin melakukan pembangunan industri untuk produk substitusi impor,” ungkap Bahlil, di Jakarta, Sabtu (11/9/2021).
  
Bahlil mengapresiasi kerja sama yang baik antara Kementerian Investasi dengan PT Petrokimia Gresik beserta Kementerian terkait lainnya dalam mengakomodasi proses perizinan dan memfasilitasi percepatan proyek investasi ini. 

Menurut dia, Kementerian Investasi akan terus mengawal proses pembangunan proyek soda ash yang nilai investasinya mencapai Rp4,5 triliun dan ditargetkan selesai pembangunannya dalam 3 tahun mendatang. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Jumbo! Danantara Siap Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi Senilai Rp97 Triliun Besok

Nasional
6 jam lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Nasional
2 hari lalu

Proyek Hilirisasi Batu Bara DME Groundbreaking 6 Februari 2026

Nasional
5 hari lalu

Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal