Tarif Parkir di Jakarta Naik, Pengamat: Tak Ada Korelasi dengan Pendapatan Daerah

Advenia Elisabeth
Ilustrasi parkir kenadaraan bermotor. (Foto/Ilustrasi : iNews)

Meski demikian, lanjutnya, pengenaan tarif parkir yang tinggi harus imbangi dengan instrumen-instrumen yang lainnya sehingga ketika semua sudah matang, pemberian kenaikan tarif tersebut layak diberlakukan.

Dia mengungkapkan, penerapan tarif parkir yang tinggi merupakan sarana untuk mengontrol pemanfaatan mobil pribadi. Hanya saja pemanfaatan penggunaan tarif parkir untuk mengontrol kendaraan itu harus dilakukan tidak secara parsial. 

"Banyak hal yang harus disiapkan. Jadi sekali lagi, tujuannya itu untuk mengontrol. Bukan untuk menaikan pendapatan,” tutur Piter.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Megapolitan
2 bulan lalu

Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Perkuat Transformasi Digital Pendapatan

Nasional
4 bulan lalu

Mendagri: Realisasi Pendapatan Daerah Sentuh Rp949,97 Triliun 

Megapolitan
4 bulan lalu

Viral Parkir Rp100 Ribu di Suryakencana Bogor, Ini Tarif Resmi yang Benar

Megapolitan
5 bulan lalu

Pramono Heran Ada Kabar Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta hingga Rp30.000 per Jam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal