Tak Hanya Pakaian Thrifting, Pemerintah Bakal Batasi Brand Impor Masuk RI

Iqbal Dwi Purnama
Konferensi Pers Menteri Koperasi dan UKM (Menkop), Teten Masduki dengan Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan. (Foto: Iqbal Dwi Purnama/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM), Teten Masduki menyampaikan, pemerintah bakal segera membatasi brand impor masuk ke pasar Indonesia. Hal tersebut merupakan upaya pemerintah untuk memberikan dukungan terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan di pasar domestik. 

Teten menuturkan, saat ini para pelaku UMKM dinilai sulit bersaing dengan produk-produk impor, seperti thrifting ilegal, sampai yang legal.

"Kita juga membicarakan pentingnya ada restriksi, atas masuknya produk impor sehingga produk dalam negeri atau UMKM yang memang ada di pasar lokal tidak terganggu dengan adanya produk impor," ujar Teten dalam konferensi pers di Kemenkop UKM, Senin (27/3/2023).

Teten menambahkan, pembatasan terkait produk dari brand impor sedang dalam pembahasan. Sebab, menurutnya saat ini pasar industri fashion di dalam negeri masih dibanjiri oleh produk impor. Bahkan, untuk produk impor yang ilegal porsinya 31 persen.

"Ini perlu kita atur, kita jangan biarkan pasar kita begitu mudah dimasuki oleh mereka, tadi saya ibaratkan tentang sawit yang dihambat oleh isu lingkungan, masa kita cukup leluasa memasukan produk impor keisni," kata Teten.

Usulan Restriksi dipilih oleh Kemekop UKM dengan tujuan memberikan pasar dalam negeri kepada pelaku UMKM lokal. Mengingat, beberapa industri seperti tekstil pakaian jadi, industri alas kaki, industri kulit dan barang kulit, industri furnitur, mengalami permintaan dari pasar ekspor.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Keuangan
4 hari lalu

KUR BRI Ubah Salad Umma Jadi Ladang Belajar Mahasiswa, Anak Kampus Turun ke Bazar

Keuangan
4 hari lalu

Dari Jual Mobil saat Pandemi, Salad Umma Tembus Pesanan Kementerian Berkat KUR BRI

Bisnis
8 hari lalu

Ditopang KUR BRI, Depot Mirah Bulungan Tetap Eksis Hampir 2 Dekade

Nasional
9 hari lalu

Cak Imin Lapor Prabowo, Minta Tambah Anggaran Rp1 Triliun buat UMKM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal